Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE MENYALA NEWS

Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano Resmi Berdamai, Kesepakatan Damai Ditandatangani di Padang

 

PADANG – Perselisihan yang sebelumnya terjadi antara Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano alias Bili akhirnya resmi berakhir secara damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dengan menandatangani surat kesepakatan perdamaian.

Penandatanganan kesepakatan damai berlangsung pada Senin (10/8/2026) pagi di Suasso Restaurant, Kota Padang. Prosesi tersebut dilakukan langsung oleh Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano serta disaksikan sejumlah pihak yang hadir sebagai saksi.

Kesepakatan itu menjadi penegasan bahwa persoalan yang sebelumnya sempat menimbulkan perselisihan telah diselesaikan melalui jalan musyawarah dan perdamaian.

Dalam prosesi tersebut turut hadir Direktur Intelkam Polda Sumbar Kombes Pol. Riki Kurniawan, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, pihak keluarga Bill Irzano, Kabid Kearsipan dan Perpustakaan Pemprov Sumbar, Ketua PWI Sumbar Widya Navis, serta sejumlah awak media.

Setelah kedua pihak membubuhkan tanda tangan pada surat kesepakatan, proses dilanjutkan dengan penandatanganan oleh para saksi yang tercantum dalam dokumen perdamaian tersebut.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, penandatanganan surat perdamaian merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sebelumnya telah dibangun oleh kedua belah pihak.

“Alhamdulillah, seluruhnya sudah ditandatangani. Kami berharap ini menjadi awal yang baik bagi kita semua,” ujar Susmelawati.

Menurutnya, perdamaian tersebut lahir dari niat baik kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Kesepakatan dilakukan secara sukarela dan tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung terwujudnya perdamaian tersebut. Dukungan itu datang dari keluarga kedua belah pihak, para saksi, tokoh masyarakat, Ketua PWI Sumbar, hingga awak media.

Susmelawati berharap penyelesaian secara damai tersebut tidak hanya mengakhiri persoalan yang terjadi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali hubungan silaturahmi dan persaudaraan.

“Semoga langkah baik ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan semakin mempererat silaturahmi serta persaudaraan ke depannya,” tutupnya.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan tersebut, kedua belah pihak menunjukkan komitmen untuk meninggalkan perselisihan dan membuka ruang bagi hubungan yang lebih baik ke depan. Perdamaian ini sekaligus menjadi contoh bahwa persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan niat baik bersama.

**EYS

Posting Komentar

0 Komentar