ALAHAN PANJANG — Pengawasan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Alahan Panjang kembali diperkuat. Jajaran Lapas bersama unsur TNI dan Polri turun langsung melakukan razia gabungan ke kamar hunian warga binaan sebagai langkah pencegahan terhadap masuknya barang terlarang sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas III Alahan Panjang, Harianto, S.Sos., M.H., dengan melibatkan Kapolsek AKP Barata Rahmat Sukarsih, S.H. bersama jajaran Polsek serta unsur Koramil 10/Lembah Gumanti yang diwakili Danramil 10/Lembah Gumanti, Kapten C Zi Jhon Erikson.
Razia dilakukan dengan menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan. Petugas memeriksa berbagai bagian kamar, termasuk tempat penyimpanan barang milik warga binaan.
Pemeriksaan berlangsung secara tertib dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional. Setiap bagian yang dinilai perlu diperiksa dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat benda yang berpotensi mengganggu keamanan maupun barang yang dilarang berada di dalam Lapas.
Hasilnya, petugas tidak menemukan barang terlarang maupun benda berbahaya di dalam kamar hunian warga binaan.
Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi jajaran Lapas Kelas III Alahan Panjang. Namun, nihilnya temuan tidak membuat pengawasan dihentikan. Justru kondisi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk terus mempertahankan situasi keamanan yang telah berjalan.
Tidak berhenti pada pemeriksaan kamar, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tes urine terhadap warga binaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya.
Dari pemeriksaan tersebut, seluruh warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif atau tidak menunjukkan adanya penggunaan narkotika.
Kalapas Kelas III Alahan Panjang Harianto menegaskan, razia gabungan bukan sekadar pemeriksaan rutin. Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib dan kondusif.
Menurut Harianto, pengawasan terhadap kamar hunian maupun lingkungan Lapas harus dilakukan secara berkelanjutan. Petugas tidak boleh lengah terhadap berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas III Alahan Panjang. Kami bersyukur dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang terlarang di kamar warga binaan dan hasil tes urine juga menunjukkan tidak adanya penggunaan narkotika,” demikian poin penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Bagi Harianto, keamanan di dalam Lapas bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemasyarakatan. Sinergi dengan aparat penegak hukum juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengawasan.
Karena itu, keterlibatan jajaran Polsek serta Koramil 10/Lembah Gumanti dalam razia tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas institusi untuk menjaga kondisi Lapas tetap aman dan terkendali.
Kapolsek AKP Barata Rahmat Sukarsih, S.H. bersama jajaran Polsek turut ambil bagian dalam pemeriksaan. Dukungan kepolisian tersebut memperlihatkan adanya koordinasi antara Lapas dan Polri dalam melakukan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkotika.
Hal serupa terlihat dari keterlibatan Koramil 10/Lembah Gumanti. Kehadiran Kapten C Zi Jhon Erikson bersama jajaran TNI memperkuat sinergi pengamanan sekaligus komunikasi lintas sektor di wilayah tersebut.
Rangkaian razia berlangsung aman dan tertib. Petugas Lapas, TNI dan Polri menjalankan pemeriksaan dengan mengedepankan koordinasi selama kegiatan berlangsung.
Bagi Lapas Kelas III Alahan Panjang, hasil razia yang nihil barang terlarang dan tes urine yang seluruhnya negatif bukan menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan.
Sebaliknya, pengawasan tetap harus dijaga secara konsisten.
Harianto menekankan pentingnya seluruh petugas mempertahankan integritas dan meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas. Upaya menjaga Lapas tetap bersih dari barang terlarang membutuhkan pengawasan yang terus-menerus serta dukungan dari berbagai pihak.
Langkah tersebut juga diarahkan untuk memastikan warga binaan menjalani masa pidana dalam lingkungan yang aman dan kondusif, sehingga proses pembinaan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Sinergitas Lapas dengan TNI dan Polri diharapkan tidak berhenti pada kegiatan razia. Koordinasi dan komunikasi lintas institusi juga terus diperkuat sebagai bagian dari langkah pencegahan dan pengamanan.
Dengan pengawasan yang konsisten, dukungan aparat keamanan serta komitmen seluruh petugas, Lapas Kelas III Alahan Panjang di bawah kepemimpinan Harianto terus berupaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib dan bersih dari barang terlarang.
Hasil razia kali ini menjadi catatan positif. Namun pesan yang dibangun jajaran Lapas jelas: kewaspadaan tidak boleh berhenti hanya karena tidak ditemukan pelanggaran.
**EYS

0 Komentar